Selamat Datang dan Semoga Bermanfaat,SILAHKAN ISI BUKU TAMU DAHULU YA,,, Blog Ini Untuk Menambah Wawasan Bimbingan Dan Konseling Lalu Motivasi Diri, Serta Mohon Komentar Agar Selalu Baik Dalam Menampilkanya. Email jatirinkriatmaja04@gmail.com atau 085220363757

Showing posts with label Remaja. Show all posts
Showing posts with label Remaja. Show all posts

Saturday, 6 April 2013

Memelihara Etika Pergaulan

Beberapa waktu lalu saya sudah memaparkan tentang Tata Krama Dalam Bergaul. Di postingan tersebut sebagian dari arti pergaulan dan rambu-rambu dalam pergaulan sudah saya jabarkan. Pada artikel kali ini saya akan mengupas lebih lanjut tentang Memelihara Etika Pergaulan, yang mana apa saja  yang berkaitan dengan etika pergaulan akan saya bicarakan disini.

Thursday, 21 March 2013

Nasihat Cinta



21 NASIHAT TENTANG CINTA

Anda mungkin tidak mempercayainya, tapi merupakan nasihat yang baik untuk dibaca! Anda mungkin mempelajari sesuatu jika membacanya!!! 

Cinta Remaja



Cinta Remaja

1. Andai kata cinta itu sebuah pengorbanan, mengapa pengorbanan itu bukan nokhtah sebuah cinta? Andai kata derita itu harga sebuah cinta, mengapa cinta itu semakin sukar dimiliki? Cinta seumpama kota kristal indah di penglihatan derita di perasaan.

Wednesday, 20 March 2013

Seks Oral Sebabkan Kanker



Seks Oral Sebabkan Kanker

Berhati-hatilah dengan seks oral. Para ilmuwan di Amerika Serikat mengatakan ada kaitan kuat antara kegiatan seks oral dan kanker. Mereka kini mencoba mengungkap mengapa human papillomavirus menyebabkan peningkatan kasus kanker mulut pada pria kulit putih di negara itu.

Pemahaman Remaja tentang HIV/AIDS



Pemahaman Remaja tentang HIV/AIDS 


Pemahaman remaja tentang HIV/ AIDS masih sangat minim. Padahal, remaja termasuk kelompok usia yang rentan dengan perilaku berisiko.
Demikian terungkap dalam jumpa pers, Jumat (26/11) di Kementerian Pendidikan Nasional, Jakarta, terkait Peringatan Hari AIDS Sedunia 1 Desember 2010 yang tahun ini dikoordinasi Kementerian Pendidikan Nasional.
Deputi Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) Bidang Pengembangan Program Kemal Siregar mengatakan, salah satu indikator kinerja pengendalian HIV/AIDS ialah pengetahuan. Persentase perempuan dan laki-laki usia muda (15-24 tahun) yang mampu menjawab dengan benar cara-cara pencegahan penularan HIV serta menolak pemahaman yang salah mengenai penularan HIV baru 14,3 persen.
Persentase itu antara lain mengindikasikan belum banyak remaja yang menguasai dengan komprehensif dan benar tentang HIV/AIDS. Edukasi remaja menjadi penting karena remaja termasuk orang terinfeksi HIV. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah kasus AIDS (kumulatif) sampai Agustus 2010 dari semua umur 21.770 orang.
Direktur Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan Nasional Hamid Muhammad mengatakan, edukasi HIV/AIDS selama ini diintegrasikan ke dalam kurikulum melalui Biologi dan Pendidikan Kesehatan Jasmani.
"Pekan depan akan ada review terhadap kurikulum dan pendidikan tentang HIV/AIDS dan lebih luas lagi soal reproduksi. Diusulkan agar lebih gamblang," ujarnya.
Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO Arief Rachman mengatakan, kekhawatiran tentang HIV/AIDS bukan berarti harus disikapi dengan membuat kurikulum khusus tentang hal itu. "Edukasi tentang HIV/AIDS dapat diintegrasikan ke kurikulum yang sudah ada. Yang tak kalah penting ialah sejauh mana integrasi itu benar-benar terjadi di sekolah," ujarnya.
Peringatan Hari AIDS Sedunia 2010 di Indonesia bertema Akses Pendidikan Universal dan Hak Asasi Manusia diikuti subtema Peningkatan Hak dan Akses Pendidikan untuk Semua guna menekan laju epidemis HIV di Indonesia dan tercapainya Tujuan Pembangunan Milenium.
Pada 1 Desember 2010 secara serentak para kepala sekolah akan membacakan amanat Menteri Pendidikan Nasional terkait AIDS yang diharapkan didengarkan oleh lebih dari 50 juta anak, remaja, dan pemuda.

Pornografi Merusak Otak Anak



 Pornografi Merusak Otak Anak
                                          
Pornografi menjadi keprihatinan para orangtua. Betapa tidak? Kecanggihan teknologi seperti internet, bahkan telepon seluler berperangkat multimedia, membuat pornografi dengan mudah berada dalam genggaman tangan dan masuk ruang pribadi anak. Keprihatinan tersebut tidak berlebihan mengingat pornografi menimbulkan kerusakan.
Sejauh mana pornografi mengganggu otak anak? Kepala Subbidang Pemeliharaan dan Peningkatan Kemampuan Intelegensia Anak Kementerian Kesehatan yang juga meneliti tentang itu, Gunawan Bambang, mencatat, ada dua sistem dalam otak manusia, yakni responder (pada sistem limbik) dan director (bagian otak depan atau prefrontal cortex/PFC).

Monday, 18 March 2013

Remaja



8 Mitos Seputar Edukasi Seks

Setiap anak muda memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan seks secara akurat dan seimbang, termasuk informasi tentang alat kontrasepsi, misalnya kondom.
Lengkapi dengan penjelasan mengenai pelayanan kesehatan yang profesional, seks yang aman, dan sebagainya. Jangan sampai hak itu terabaikan, gara-gara kita lebih percaya mitos.
Inilah beberapa mitos tentang pendidikan seks yang masih merongrong sebagian besar masyarakat. Mitos ini sebaiknya perlu diluruskan sehingga generasi muda mendapatkan informasi yang tepat dan benar tentang kesehatan reproduksi dan seksual.